PT PCM KABEL INDONESIA

DIPERCAYA TERLIBAT PADA PROYEK KAPAL SELAM SCORPENE EVOLVE

PT PCM Kabel Indonesia, pionir pada bidang cable marine dan yang pertama tersertifikasi oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dan sejak 2003 semakin mendapatkan kepercayaan pada pasar kapal di dalam negeri Indonesia bahkan internasional.

Kali ini, PCM Kabel Indonesia dipercaya untuk terlibat dalam proyek pembangunan kapal selam Scorpene Evolve di PT PAL Indonesia yang merupakan proyek strategis Naval Group Prancis.

Penandatanganan MoU antara PT PCM Kabel Indonesia dan Naval Group Prancis telah dilakukan pada momentum pelaksanaan Pameran dan Forum Indo Defence 2024 di Jakarta International Expo, pada tanggal 12 Juli 2025.

Disaksikan Direktur Teknologi Industri Pertahanan (Tekindhan) Kementerian Pertahanan (Kemhan), Marsekal Pertama TNI Dedy Laksmono, penandatanganan MoU dilakukan antara perusahaan Naval Group Prancis dan PT PCM Kabel Indonesia.

MoU ditandatangani langsung oleh Executive Vice President, Sales and Marketing Naval Group, Madam Marie Laure Bourgeois dan Direktur Utama PT PCM Kabel Indonesia Michael Sutandar ST MBA.

Selain PCM Kabel Indonesia, perusahaan lainnya juga menandatangani MoU dengan Naval Group yakni PT Dirgantara Indonesia (PTDI), PT Barata Indonesia, PT Teknik Tadakara Sumberkarya (TTS), PT Infoglobal Teknologi Semesta (Infoglobal), PT Hariff Dipa Persada (Hariff Defense) dan PT Santoso Teknindo.

Sebagai informasi, PCM CABLE merupakan brand kabel premium buatan Indonesia. Sejak 1993 PCM CABLE menjadi salah satu produk kabel kebanggaan Indonesia yang telah dipakai di berbagai proyek – proyek nasional.

Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, PCM Kabel dapat memberikan beragam solusi untuk kebutuhan kabel terutama untuk kabel – kabel industri oil and gas, power plant, offshore, pertambangan, perkapalan dan sebagainya.

Sampai saat ini, marine cable yang diproduksi PCM Kabel Indonesia telah mengganti Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) hingga 80%. Sejauh ini kabel kapal yang diproduksi PCM, adalah jenis instrumentation cables, control cables, power cable, marine cable dan telecommunication cables.

Direktur Utama PT PCM Kabel Indonesia Michael Sutandar mengatakan kepercayaan yang diberikan oleh Naval Group, perusahaan besar dan kuat asal Prancis ini adalah suatu kebanggaan dan milestone bagi perusahaan.

Sebab, tidak mudah dan gampang suatu perusahaan papan atas luar negeri memberikan kepercayaan dan kesempatan pada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Ada proses yang sangat panjang dan due diligence.

Proses due diligence merupakan proses investigasi dan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi suatu perusahaan, aset, atau proyek yang dilakukan sebelum melakukan transaksi bisnis besar, seperti merger, akuisisi, atau investasi.

Due diligence bertujuan untuk mendapatkan data dan fakta yang akurat dan valid guna memastikan keputusan investasi atau transaksi lainnya didasarkan pada informasi yang benar, meminimalkan risiko, dan melindungi kepentingan pihak yang terlibat.
“Kami bersyukur bisa terlibat dalam proyek kapal selam ini,” katanya.

Dia menjelaskan proyek kapal selam Scorpene Evolve diamanatkan oleh Kementerian Pertahanan untuk melibatkan dan memakai komponen kapal di dalam negeri jika memang Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sudah ada sesuai dengan ketentuan.

Sebagai informasi, proyek kapal selam ini menjadi babak baru dalam penguatan kapabilitas teknologi pertahanan nasional, khususnya dalam pembangunan kapal selam, yang dikenal sebagai teknologi yang paling kompleks dan strategis dalam sistem pertahanan bawah laut.

Proyek ini bagian dari kelanjutan penandatanganan kontrak pada tahun 2024 antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan Naval Group dan PT PAL Indonesia.

Kapal selam kelas 1800-2800ton dengan sistem Advanced and Improved Propulsion (AIP) tersebut akan dibangun sepenuhnya di dalam negeri oleh engineer Indonesia. Proyek ini sekaligus menjadi komitmen kuat negara dalam mempercepat alih teknologi dan memperkuat kemandirian industri pertahanan maritim.